Blogger Widgets AIR TERJUN KANDUNG | WAP'S BLOG

Pages

Jumat, 29 Agustus 2014

AIR TERJUN KANDUNG


Keindahan ekosistem di Tulungagung memang tak diragukan lagi. Dan ternyata, untuk mencicipi salah satunya kita tidak perlu jauh-jauh meninggalkan Blitar.  Tepatnya di kawasan hutan lindung di Kecamatan Rejotangan (kira-kira Desa Tanen, mungkin juga Sumberagung) terdapat sebuah air terjun batu kapur yang sangat elok, air terjun tersebut dikenal sebagai air terjun Kandung. Kabar mengenai air terjun ini kami ketahui setelah secara tidak sengaja browsing di internet. Setelah waktu memungkinkan, kami pun meluncur ke TKP.
Seperti biasa, kami selalu berangkat dengan ketidaktahuan. Rute yang dipilih pun asal saja, yang penting setelah melewati perbatasan Blitar-Tulungagung kami harus segera mencari jalan keselatan. Penyusuran kami akhirnya sampai di Desa Sumberagung. Dari sini kami sudah ndak tau arah. Kami pun memutuskan untuk bertanya pada warga setempat. Warga yang kami jumpai ternyata segera tanggap. Beliau menjelaskan dengan terampil,”ikuti jalan saja mas, sawah lurus, perempatan setelah sawah belok ke selatan.” Berbekal arahan tersebut kami pun melanjutkan perjalanan.
Setelah mengikuti arahan dari warga, jalanan yang kami lalui mulai berkelok dan menanjak, aspal yang tadinya setia menemani kini sudah berganti dengan macadam. Laju motor segera terhenti dan kami pun terperanjat melihat apa yang ada dihadapan kami. Disini tampak sebuah wanawisata yang sepertinya sudah lama ditinggalkan. Puing-puing bangunan dan gazebo-gazebo yang telah rusak membuat kawasan ini tampak mencekam. Namun semua ini tidak menyurutkan pencarian kami.
Suara gemercik air terjun terdengar dengan jelas disini, namun kami tidak juga menjumpai kenampakannya. Setelah mondar-mandir di dalam hutan selama 20 menit, kami mulai menemukan titik terang. Dengan metode coba-coba akhrinya kami melihat puncak dari air terjun Kandung. Kami pun bergegas dan… Inilah mahakarya yang tesembunyi… AIR TERJUN KANDUNG..
Benar-benar sebuah mahakarya. Hijaunya lumut yang berpadu dengan rona batuan kapur, membuat air terjun ini begitu istimewa. Keelokannya semakin terpancar dengan adanya rerumputan yang menghiasi puncak air terjun.

                Dibawah air terjun dapat dijumpai dua buah kolam alami yang bertingkat. Airnya jernih keputihan menggoda siapa saja untuk berendam. Sekali lagi, air terjun Kandung benar-benar sebuah mahakarya yang tiada duanya.
Perang batin pun mulai menghinggapi kami, “mengapa air terjun yang begitu eksotis ini ditinggalkan begitu saja?” Pikiran itu terus mengganggu hingga kami menyudahi perjalanan ini. Namun itu semua tak merubah apapun. Semoga perjalanan ini dapat mengembalikan eksistensi air terjun Kandung yang terlupakan.



0 komentar:

Posting Komentar