Menjadi salah satu situs fotografi yang paling sering dikunjungi di baratdaya Amerika, Antelope Canyon berlokasi di dataran Navajo dekat Page, Arizona. Tersusun daru 2 bagian terpisah, bagian atas (“The Cracks”) dan bagian bawah (“The Corkscrew”=pembuka botol)
Kamis, 29 Januari 2015
THE WAVE (antara Arizona and Utah – USA)
Batuan merah yang menarik perhatian di perbatasan Arizona-Utah. “The Wave” terbentuk 190 juta tahun yang lalu dari sebuah sand dune yang menjadi batuan. Formasi batuan hanya dapat diakses melalui 3 mil pendakian kaki dan diatur secara ketat.
Senin, 19 Januari 2015
PANTAI SAWARNA
Pantai sawarna keindahan pantai
tersenbunyi di Banten dengan pemandangan yang luar biasa indahnya, keaslian
pantai yang terjaga sangat cocok di gunakan sebagai wisata keluarga. Mungkin
sebagian dari kita masih asing dengan tempat wisata pantai sawarna yang
terletak di propinsi Banten, tepatnya lokasi pantai sawarna berada di
kecamatan bayah, kabupaten lebak, namun perlu di ketahui bahwasanya di kawasan
selatan Banten terdapat beberapa tempat wisata pantai yang sangat menarik dan
indah, salah satunya yaitu Pantai Sawarna ini yang memiliki daya tarik
tersendiri, ciri khas dari pantai ini yaitu terdapatnya sebuah batu besar,
biasanya masyarakat menyebutnya dengan Batu Layar yang sudah ada sejak jaman
dulu kala, selain Batu Layar keindahan lainnya yaitu berpasir putih yang
berpadu dengan air yang jernih sehingga memancarkan keindahan yang luar biasa,
pemandangan yang ada di sekitar nya, juga tidak kalah indahnya, menyuguhkan
pemandangan keaslian dari hijaunya hutan tropis yang di lindungi oleh
pemerintah setempat.
Jika dilihat dari keindahan
pantainya, sebenarnya keindahan pantai sawarna memiliki daya pikat
yang tinggi, tetapi mungkin masih banyak yang belum mengenalnya serta sarana
untuk menuju kesana termasuk minim sekali, di tambah dengan tidak terdapatnya
petunjuk arah yang bisa kita jumpai di pinggir jalan raya, tetapi bagi yang
suka dengan touring mungkin sangat cocok jika tujuan terakhirnya adalah pantai
sawarna, bayangkan saja jika anda menuju sawarna melalui pantai selatan jawa
barat dari pantai Pelabuhan Ratu menuju pantai sawarna sepanjang jalan anda
akan di manjakan dengan pemandangan yang sangat indah sekali, anda akan
melewati jalan yang berkelok-kelok serta turun naiknya jalan yang membuat
suasana touring akan terasa menyenangkan.
Tiba di pantai sawarna merupakan
kelengkapan yang sangat nyata, begitu melihat keindahannya tidak menutup
kemungkinan anda akan terpana oleh keindahan pemandangan nya serta hamparan
laut yang biru yang belum terkena oleh pencemaran polusi, untuk mencapai pantai
sawarna ini ada dua jalur, saya hanya bisa kasih rute nya saja semua berawal
dari Jakarta
Jakarta
==> Sukabumi ==> Pelabuhan Ratu ==> Bayah
Jakarta
==> kalideres ==> Rangkas Bitung ==> Bayah
Statsiun Tanah Abang (Jakarta) ==> Rangkas Bitung ==> Bayah
Statsiun Tanah Abang (Jakarta) ==> Rangkas Bitung ==> Bayah
Nah jika sudah sampai bayah tinggal tanya aja atau naik motor
dari bayah sekitar 15 menit untuk sampai ke pantai sawarna, sebagai tambahan
dalam perjalanan dari bayah ke sawarna anda juga akan menjumpai tempat wisata
yang tidak kalah indahnya yang bisa di jadikan tempat rekreasi oleh masyarakat
yang ada di daerah sekitar, yang pertama anda akan menemui pantai karang taraje
yang terkenal dengan karang nya yang tersusun rapi seperti taraje atau tangga,
taraje adalah bahasa sunda yang jika di artikan adalah tangga.
Kemudian anda akan menemukan pantai pulau manuk yang terkenal
dengan pasir putihnya seperti dengan sawarna, sama halnya dengan pantai karang
taraje pantai pulau manuk juga sering di gunakan sebagai tempat untuk rekreasi,
setelah melewati pantai pulau manuk barulah anda akan sampai ke tempat tujuan
tiada lain adalah pantai sawarna, dan anda akan di suguhkan suasana yang bereda
yang dapat membuat anda nyaman karena keindahan dan keaslian pantai sawarna,
mungkin hanya ini saja dari saya mengenai rute yang dapat anda tempuh untuk
sampai ke lokasi Pantai Sawarna,
sekian dan terima kasih, semoga bermanfaat.
PANTAI PANDAWA
Tempat wisata ini dahulu disebut dengan nama Secret Beach karena lokasinya yang berada di balik tebing kapur tinggi, sehingga tak banyak orang yang mengetahui keberadaannya. Sekarang, pemerintah daerah telah membuka akses masuk dengan membuat jalan sepanjang 1,5 km membelah tebing kapur.
Nama tempat wisata ini didapatkan dari adanya lima buah patung Pandawa, legenda dalam ajaran Hindu, yang menghadap pantai. Di tebing kapur tersebut dibuat lubang-lubang untuk menempatkan kelima patung Pandawa, yang terdiri dari Yudistira, Bima, Arjuna dan si kembar Nakula – Sadewa.
Tempat wisata yang juga disebut dengan Pantai Kutuh ini memiliki keindahan yang tak kalah dibandingkan pantai lainnya di Bali. Hamparan pasir putih dan airnya yang biru kehijauan membuat siapa saja betah berlama-lama menikmatinya dengan duduk di deretan kursi malas di pantai ini.
Jika Pantai Kuta dikenal dengan pemandangan matahari terbenamnya, maka pantai yang menghadap timur ini memiliki pemandangan matahari terbit yang bisa diandalkan. Tak jarang, dari sini Anda bisa melihat wisatawan yang melakukan paragliding dari Bukit Timbis, terbang melewati atas pantai.
Setiap tahunnya, Pantai Pandawa dijadikan lokasi untuk upacara Malesti yang merupakan sebuah upacara dalam rangkaian peringatan hari raya Nyepi. Upacara Malesti bertujuan untuk menyucikan diri dari segala kesalahan dan perbuatan buruk yang dilakukan di masa lalu. Selain itu, di kawasan pantai ini juga terdapat kegiatan budidaya rumput laut yang dilakukan nelayan setempat.
Untuk dapat menikmati segala keindahan pantai ini, Anda hanya perlu membayar sebesar 2.000 Rupiah untuk WNI dan 5.000 Rupiah untuk WNA. Murah sekali, bukan?
PANTAI CORO
Pantai Coro terletak di selatan Jawa Timur, tepatnya di
Kabupaten Tulungagung. Bagi kompasianer yang berasal dari Jawa Timur, pasti
sudah tak asing dengan ikon wisata Tulungagung, yakni pantai Popoh. Lokasi
pantai Coro sendiri bersebelahan dengan pantai Popoh, tepat di sebelah timur.
Namun ada bedanya, pantai Popoh mudah diakses tetapi pantai Coro sedikit butuh
perjuangan untuk mencapainya. Dari pusat kota Tulungagung, menuju ke selatan
sejauh 35 km. Sudah jarang kendaraan umum yang mengangkut penumpang dari tengah
kota menuju pantai Popoh. Jadi, untuk mencapai pantai Coro, kendaraan yang bisa
diandalkan adalah kendaraan pribadi atau sewa.
Karena letaknya yang bersebelahan dengan pantai Popoh, pintu
masuk pantai Coro juga bersatu dengan pantai Popoh. Setelah melewati pintu
gerbang, jalan bercabang dua. Arah kanan mengarah ke pantai Popoh dan kiri
mengarah ke pantai Coro. Saat terlihat monumen reco sewu (arca seribu)
disitulah kendaraan harus berhenti. Lokasi parkir terletak dekat dengan reco
sewu dan di parkiran tersebut ada satu-satunya kios makanan ringan (snack) dan
minuman. Oleh sebab itu, bagi petualang yang tidak membawa bekal bisa membeli
di situ juga karena selama perjalanan maupun di lokasi pantai sudah tidak ada
lagi kios yang ditemukan.
Jarak dari parkir menuju pantai sekitar 2 km dan waktu yang
diperlukan untuk menuju pantai Coro kurang lebih 30 menit. Meskipun terbaca
cukup jauh dan lama, suguhan selama perjalanan cukup menyenangkan. Perjalanan
menuju pantai Coro di mulai dengan melintasi perumahan penduduk dan dilanjutkan
melewati perbukitan. Ladang penduduk terhampar sepanjang bukit menuju pantai
Coro. Bila cuaca cerah, jalanan enak dilalui, tapi jika cuaca hujan bersiaplah
melewati jalan berlumpur. Padi, pisang, ketela pohon dan beberapa pohon jati
menjadi komoditas yang di tanam penduduk sekitar. Tapi jangan diambil untuk
perbekalan ya, kecuali kepepet, hahaha. Bukan cuma ladang, pemandangan lain
yang bisa dinikmati adalah tujuh sungai yang harus dilalui sebelum mencapai
lokasi pantai. Saat bertanya pada penduduk setempat, pasti mereka akan menjawab
pantai coro ada setelah melewati tujuh kali (sungai).
Seru bukan….
Tenang, jangan bayangkan sungai yang akan dilewati seperti
Bengawan Solo, Musi, atau Kapuas yang lebar sekaligus dalam. Ke tujuh sungai
itu lebarnya hanya 1 sampai 3 meter dengan kedalaman hanya sampai mata kaki
saja. Sungai pertama yang dilalui merupakan sungai terlebar, yakni sekitar 3
meter. Bila pun selama perjalanan merasa capai dan butuh istirahat, kita bisa
berteduh sejenak di gubuk - gubuk penduduk.
Jalan Setapak Menuju Pantai Coro (Dok Teman)
Setelah
berlelah-lehan selama 30 menit, penat akan langsung terbayar saat bulan sabit
muncul dari balik bukit. Yap, itulah pantai Coro yang masih perawan, berpasir
putih. Layaknya surga pribadi dunia, di pantai ini bisa berjemur sepuasnya
maupun bermain air sampai capai tanpa takut keramaian dari pengunjung lain.
Keindahan pantai Coro sangat dipengaruhi cuaca, bila sedang musim hujan,
bersiaplah menemui ombak besar dan air laut naik. So, jika anda ingin
mengunjungi pantai Coro, sebaiknya saat musim kemarau saja.
HUTAN LINDUNG
Manfaat dari Hutan lindung semakin nyata dirasakan saat ini.
Apalagi dengan terjadinya bencana alam dimana-mana, akibat dari pengundulan dan
pengrusakan hutan. Selain bencana alam seperti banjir dan tanah longsor pada
musim hujan, pada musim kemarau terjadi kekeringan di beberapa tempat. Manfaat
hutan Lindung dapat berupa pemanfaatan kawasan, pemanfaatan jasa lingkungan,
dan pemungutan hasil hutan bukan kayu.
Usaha pemanfaatan dan pemungutan di hutan lindung dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan meningkatkan fungsi lindung, sebagai amanah untuk mewujudkan keberlanjutan sumber daya alam dan lingkungan bagi generasi sekarang dan generasi yang akan datang.
Usaha pemanfaatan dan pemungutan di hutan lindung dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan meningkatkan fungsi lindung, sebagai amanah untuk mewujudkan keberlanjutan sumber daya alam dan lingkungan bagi generasi sekarang dan generasi yang akan datang.
Sedangkan Fungsi Pokok dari Hutan lindung adalah sebagai kawasan perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk :
1. mengatur
tata air,
2. mencegah
banjir,
3. mengendalikan
erosi,
4. mencegah
intrusi air laut, dan
5. memelihara
kesuburan tanah.
Dari manfaat dan fungsi di atas dapat dilihat betapa
pentingnya hutan lindung untuk dijaga dan dipelihara. Dalam pengelolaannya
harus sebijak mungkin agar semua kepentingan pihak dapat terwujud terutama
masyarakat di sekitar hutan.
Di dalam Undang-Undang Nomor 62 Tahun 1998 Tentang
Penyerahan Sebagian Urusan Pemerintahan, Pengelolaan hutan lindung diserahkan
kepada Kepala Daerah Tingkat II di dalam Kabupaten dan Kota.
Kegiatan-kegiatan pengelolaan hutan lindung mencakup :
·
kegiatan pemancangan batas,
·
pemeliharaan batas,
·
mempertahankan luas dan fungsi,
·
pengendalian kebakaran,
·
reboisasi dalam rangka rehabilitasi lahan kritis
pada kawasan hutan lindung, dan
·
pemanfaatan jasa lingkungan.
·
Artikel Terkait :
Minggu, 18 Januari 2015
PANTAI PACAR
Bicara tentang pantai kabupaten tulungagung memiliki banyak
pantai, namun dari sekian pantai tersebut hanya sedikit sekali yang
dikembangkan sebagai obyek wisata. Padahal keindahan pantai-pantai yang belum
tereplorasi tidak kalah bahkan mungkin lebih indah dan menarik. Berbagai faktor
mungkin yang menjadi alasan mulai jalan yang belum ada, keamanan, tidak
seriusnya dinas pariwisata akibat keterbatasan dana dan tidak adanya investor
masuk. Kompleksnya permasalahan ini tidak membuat hilang akal ki gandrung untuk
menyampaikan kepada anda semua.Kali ini pantai yang saya bahas adalah pantai yang berada di wilayah kecamatan paling tenggara dari kabupaten tulungagung yaitu kecamatan pucanglaban lebih kurang 45 km dari jantung kota. Sebut saja pantai pacar namanya. Mengapa dinamakan pantai pacar mungkin disini pantai yang asik buat pasangan muda-mudi untuk pacaran....hehehehehhehe.
Pantai pacar letaknya berderetan dengan pantai molang cuma pantai pacar ini kadang hilang kalau air lagi pasang, sehingga pantai ini hanya dikenal oleh para pemancing saja. Di balik ketidak tenaran pantai pacar ini ternyata menyimpan pesona ombak yang menghipnotis mata. Terlihat hamparan pasir putih yang indah yang timbul tenggelam dihantam ombak. Sedikit ngeri juga, tapi pemandangan luar biasa sungguh memukau.
Di sebelah timur pantai dapat dijumpai instalasi pendistribusi air tambak. Jika cerah, disebelah barat tampak samar-samar sebuah air terjun yang aliran airnya jatuh ke laut. Pemandangan tersebut sungguh menarik hati.
Langganan:
Postingan (Atom)


